Blog yang Menyediakan Daftar Film terbaru, Trailer Film Terbaru, Ullasan Film Terbaru, Review Film terbaru, dan Sinopsis Film Terbaru yang tayang di Bioskop Indonesia dan Bioskop Luar Negri

Hell or High Water (2016) Review

Hell or High Water (2016)
Release
August 12, 2016 (United States)
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Director
David Mackenzie
Producer
Peter Berg, Sidney Kimmel, Julie Yorn, Carla Hacken
Casts
Chris Pine, Gil Birmingham, Ben Foster, Jeff Bridges
Music
Nick Cave, Warren Ellis
Cinematography
Giles Nuttgens
Distributor
CBS Films

Trailer
Synopsis
Pada tahun 1929 seorang editor bernama Maxwell Perkins (Colin Firth) yang telah mempublikasikan karya dari penulis besar di Amerika seperti F. Scott Fitzgerald (Guy Pearce) dan Ernest Hemingway (Dominic West). Perkins diminta oleh rekannya untuk membaca naskah dari seorang penulis Thomas Wolfe (Jude Law). Perkins lalu memberi lampu hijau kepada Perkins dengan syarat novel tersebut harus dilakukan revisi dari 1000 halaman dengan menjadi ukuran lebih reasonable. Pada akhirnya novel dengan berjudul "Look Homeward, Angel" mendapatkan kesuksesan, akan tetapi di saat Perkins berusaha menyusun kembali materi naskah kedua yang dimiliki oleh Wolfe berjumlah 5 ribu halaman, temannya mengatakan untuk menghentikan hubungan dengan Wolfe secara personal maupun profesional.

Review
Ceritanya yang menarik dengan beberapa ide seperti mengenai hak maupun metafora dalam bentuk perjuangan yang disajikan dengan baik sehingga dampaknya penonton yang tidak mengetahui materi merasa untuk tertarik untuk dapat tertarik mengikuti masalah yang ada dalam cerita. Rasa teater yang ada cukup kental, dia terus terasa menarik sebab cara Michael Grandage mementaskan hubungan dua karakter utama terasa kontras.

Di balik sinopsis maupun konflik sederhan film ini mampu menampilkan hal-hal lebih dari proses sederhana, ada permainan frasa dan kata dimana karakter menampilkan pendapat serta perasaan masing-masing untuk dapat menunjukkan kecintaan mereka terhadap sastra. Film ini banyak diuntungkan dari interaksi dua karakter utama dalam upaya mempertahankan daya tarik cerita yang dimiliki. Perang konflik maupun kata-kata antara Wolfe dan Perkins menghasilkan percakapan menarik di proses modifikasi tersebut, tarik ulur menemukan konsesi dalam menghasilkan karya lebih padat akan tetapi tetap memiliki misi maupun keunikan dari penulis. Ada cerita dengan tik-tok oke di film ini walaupun sejak awal dramatisasi terkesan di sengaja dan walaupun cerita kadang-kadang terasa statis namun hubungan sulit antara Wolfe dan Perkins membuat cerita tidak jatuh menjadi membosankan.

Walaupun menarik film ini ibarat api yang dijaga untuk memiliki suhu normal serta stabil hingga akhir. Mempunyai penulis dan editor di dalam satu frame untuk menggambarkan seni menulis seharusnya menghasilkan pertarungan intelektual dengan adanya percikan api yang lebih mencolok. Dramatisasi memang ada namun kurang kuat sehingga narasi terkadang terasa statis sebab dia seperti ebrusaha mencoba bermain aman. Durasi yang semakin tipis dia mencoba membangun menciptakan impact dari sisi emosi lebih besar namun eksekusi terasa kurang. Karakter wanita yang ada di sini seperti Bernstein dipernakan Nicole Kidman dan Louise diperankan Laura Linney seakan seperti tempelan kurang dimanfaatkan lebih jauh, padahal sebenarnya mereka memiliki potensi untuk menimbulkan api untuk menjadi lebih besar.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hell or High Water (2016) Review

1 komentar: